Sunday, 30 June 2013

SURAT UNTUK CALON IBU MERTUA

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Sebelum saya terus menggores kata dalam tulisan ini..
ijinkan lah saya memperkenalkan diri terlebih dahulu

Duhai calon ibu mertuaku,…..
Perkenalkanlah saya adalah wanita biasa dengan kepribadian yang teramat biasa dan dari kalangan keluarga yang biasa saja…
Saya bukanlah Khadijah ra, Seorang wanita yang luar biasa dalam Sejarah wanita islam…dan teramat Mulia
Saya bukanlah Aisyah ra, Seorang yang utama dalam ketakwaannya…..
Bukan pula Fatimah Az Zahra yang sangat utama dalam Ketabahannya……..
Tidak pula seperti Zulaikha yang teramat sangat cantiknya……….
Apalagi al Khansa yang sangat pandai mendidik mujahid – mujahid kecilnya…….

Tapi,..Seperti yang saya katakan,….saya hanya wanita biasa,…
Dengan ketakwaan yang biasa….
Ketabahan yang tak seberapa,…..
Dan kecantikkan saya pun tak pantas di perhitungkan….

Namun umi,….
Saya adalah wanita akhir zaman,….
Yang punya cita – cita, menjadi wanita Sholehah…
Yang akan berusaha mengabdi pada calon Suamiku
dan juga padamu…..Calon Ibu mertuaku….

Duhai, Calon ibu mertuaku….
Saya harap kita bisa menjadi rakan yang baik,…
Kerana pernikahan adalah membuka tabir rahsia antara aku dan anakmu…
Perlu banyak kesabaran untuk menghadapi perbezaan antara kami,….
Saya berharap engkau dapat menjadi penasihat jika ku sedang dalam ke alpaan…
Menjadi pendegar yang setia saat saya ingin berbagi….
Kerna sekali lagi saya bukanlah siti hajar yang sabar dalam penderitaan….

“Waalaikumsalam Warohmatullahi Wabarakatuh

Dari Calon Menantumu…

*Salam santun*



Saturday, 29 June 2013

Muslimah yang ku sayang...



yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya,
lentur hati ...
telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa,
di matanya cahaya,
dalamnya ada air,
sehangat cinta,
sejernih suka,
sedalam duka,
ceritera hidupnya ...



seorang gadis itu ...

hatinya penuh manja,
penuh cinta, sayang semuanya,
cinta untuk diberi ...
cinta untuk dirasa ...

namun manjanya
bukan untuk semua,
bukan lemah,
atau kelemahan dunia ...
ia bisa kuat,
bisa jadi tabah,
bisa ampuh menyokong,
pahlawan-pahlawan dunia ...

begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah,
tabahnya tak perlu pada
jasad yang gagah ...


seorang gadis itu ...

teman yang setia,
buat Adam dialah Hawa,
tetap di sini ...
dari indahnya jannah,
hatta ke medan dunia,
hingga kembali mengecap ni'matNya ...

seorang gadis itu ...

bisa seteguh Khadijah,
yang suci hatinya,
tabah & tenang sikapnya,
teman ar-Rasul,
pengubat duka & laranya ...

bijaksana ia,
menyimpan ílmu,
si teman bicara,
dialah Áishah,
penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah,
penyimpan mashaf pertama kalamullah ...

seorang gadis itu ...

bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji,
itu hanya cerca manusia,
namun sucinya ALLah memuji ...

seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah ...
kesayangan ayahanda,
suaminya si panglima agama,
di belakangnya dialah pelita,
cahya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucunda Baginda ...

bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan
tegar melindung khalifah,
meski akhirnya bermandi darah,
meski akhirnya khalifah rebah,
syaheed menyahut panggilan Allah .

seorang gadis itu ...

perlu ada yang membela,
agar ia terdidik jiwa,
agar ia terpelihara ...

dengan kenal Rabbnya,
dengan cinta Rasulnya ...

dengan yakin Deennya,
dengan teguh áqidahnya,
dengan utuh cinta yang terutama,
Allah jua RasulNya,
dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara maruah dirinya,
agama, keluarga & ummahnya ...

seorang gadis itu ...

melenturnya perlu kasih sayang,
membentuknya perlu kebijaksanaan,
kesabaran dan kemaafan,
keyakinan & penghargaan,
tanpa jemu & tanpa bosan,
memimpin tangan, menunjuk jalan ...

seorang gadis itu ...

yang hidup di alaf ini,
gadis akhir zaman,
era hidup perlu berdikari ...

dirinya terancam dek fitnah,
sucinya perlu tabah,
cintanya tak boleh berubah,
tak bisa terpadam dek helah,
dek keliru fikir jiwanya,
kerna dihambur ucapkata nista,
hanya kerana dunia memperdaya ...

kerna seorang gadis itu,
yang hidup di zaman ini ...

perlu teguh kakinya,
mantap iman mengunci jiwanya,
dari lemah & kalah,
dalam pertarungan yang lama ...
dari rebah & salah,
dalam perjalanan mengenali Tuhannya,
dalam perjuangan menggapai cinta,
ni'mat hakiki seorang hamba,
dari Tuhan yang menciptakan,
dari Tuhan yang mengurniakan,
seorang gadis itu ...
anugerah istimewa kepada dunia!

seorang gadis itu ...
tinggallah di dunia,
sebagai ábidah,
daíyah & mujahidah,
pejuang ummah ...
anak ummi & ayah,
muslimah yang solehah ...

kelak jadi ibu,
membentuk anak-anak ummah,
rumahnya taman ilmu,
taman budi & ma'rifatullah ...

seorang gadis itu ...
moga akan pulang,
dalam cinta & dalam sayang,
redha dalam keredhaan,
Tuhan yang menentukan ...
seorang gadis itu dalam kebahagiaan!

Moga ar-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
perjalanan seorang gadis itu ...
menuju cintaNYA yang ABADI!

ALLAH itu Maha Mengetahui


AKU TIDAK PERNAH MEMILIHMU UNTUKKU, TAPI ALLAH YANG MEMILIHMU UNTUKKU..

AKU TIDAK PERNAH BERMIMPI UNTUK MENDAMPINGIMU, TAPI ALLAH YANG TELAH MENUNJUKKAN JALAN HIDUPKU UNTUK MENDAMPINGIMU..


AKU JUGA TIDAK PERNAH BERHARAP MENANGGUNG RASA INI ATAS DIRIKU PADAMU..TAPI ALLAH YG TELAH MEMBERI RASA INI DAN HARUS KU TANGGUNG ATASMU..ITULAH AKU ADANYA..


TIDAK PERNAH KU RASA UNTUK MENGATUR HATIKU SENDIRI..KERANA SANG PEMILIKKU YANG TELAH MENGATUR DAN MENENTUKAN BAGAIMANAKU DAN APA YANG KU RASAKN DI SAAT INI..


BERTEMU DIRI KAMU ADALAH SATU TAKDIR,MENJADI KAWAN KAMU ADALAH PILIHAN,TETAPI UNTUK 'TERSANGKUT' KEPADAMU BUKANLAH SATU KEBETULAN...IANYA ADALAH SESUATU YANG TELAH DI TENTUKAN :') 

***UNTUKMU YANG SEDANG MENANTI***

Menanti itu bukanlah satu penyiksaan..
Menanti itu juga bukan satu beban..
Jika kita menantinya dengan ikhlas..

Sesungguhnya ALLAH sengaja menguji kita dengan melambatkan sesuatu yang kita dambakan..

Sebenarnya ALLAH telah mengatur sesuatu yang lebih baik untuk kita yang sedang menanti..

Menantilah dengan penuh kesabaran..
Menantilah dengan penuh keimanan..

Thursday, 6 June 2013

UNTUK CALON JODOHKU...

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

UNTUK CALON JODOHKU...

Tatkala hati rindu akan kasih sayang seorang insan…
Janganlah terlalu berharap balasan dari dirinya..

Namun berharaplah kepada Allah..
Kerana hati setiap insan ada dalam genggaman Allah.
Sehingga hanya Allah lah yang mampu membolak balikkan hati
dari benci menjadi sayang...
demikian pula sebaliknya..

Dengan berharap kepada Allah hati yang rapuh menjadi kuat…
Hati yang galau menjadi tenang..
Hati yang risau menjadi
tenteram…

Teruslah istiqomah dalam kebaikan,
Agar Allah memilihkan yang baik pula untuk menjadi
teman seperjuangan kita..

Ya Allah,, andai dia Engkau takdirkan menjadi jodohku,
Satukan hatinya dan hatiku dalam pernikahan yang barokah..
Namun bila dia bukan Engkau ciptakan menjadi jodohku,
Beri kami jalan yang terbaik agar tidak saling menyakiti..

* Aamiin Ya Robbal'Allamiin *



Tintaku untukmu Ahmad Mursyidi Azaki



Wednesday, 5 June 2013